Apakah Kamu Bisa Kaya dari Investasi Saham?

Kalau saya boleh jujur sebenarnya berhasil di investasi saham itu bisa dilakukan dengan mudah dan bisa mendapatkan untung dengan cukup baik kalau seseorang sabar, hanya saja manusia selalu kalah oleh hawa nafsu jadi ya tidak ada hasil di akhir.
Dengan kata lain yang paling cepat dan banyak membuat orang rugi dan gagal di investasi saham adalah kurangnya kesabaran.
Bahkan kalau kita telusuri lebih jauh menjadi orang yang sukses di saham tidak membutuhkan banyak hal. Cukup pahami dan ketahui perusahaan yang ingin kamu beli sahamnya maka kamu sudah berpeluang besar untuk sukses.
Misalnya kamu menggunakan bank BRI setiap transaksi dalam hidupmu atau mungkin BCA dan kamu merasa pelayanan mereka sangat baik, itu sudah bisa menjadi indikasi suksesnya sebuah saham dalam jangka panjang.
Sebenarnya kalau seseorang mau bersabar dan menahan saham lebih dari 3 tahun maka sudah hampir pasti orang tersebut akan sukses di sahamnya, seperti halnya saham BBCA yang kita bahas di atas, hanya saja kita sebagai manusia selalu ingin hasil cepat, kita ingin hasil 1 minggu bahkan 1 bulan padahal sebuah perusahaan membutuhkan waktu tahunan untuk mendapatkan untuk yang baik.
1. Jebakan Cepat Kaya
Ini adalah masalah yang paling besar yang membuat banyak investor saham, atau lebih tepatnya spekulator saham menjadi rugi bahkan bangkrut di saham.
Investasi di saham itu memiliki 2 sumber profit atau keuntungan yang pertama adalah dari capital gain atau selisih harga jual dan beli dan dividen atau keuntungan yang di bagikan oleh perusahaan kepada pemegang saham.
Seperti yang kita ketahui, membeli saham itu berarti kita membeli perusahaan, dan perusahaan itu rata2 membutuhkan waktu lama untuk tumbuh dan untung, jadi rata2 orang yang sukses di dunia saham ini pastinya membutuhkan waktu yang lama dengan pemilihan perusahaan yang baik.
Trus berapa sih rata-rata, pendapatan investor normalnya dalam 1 tahun?
Itu semua tergantung perusahaan yang dibeli sahamnya, dan normalnya perusahaan yang baik itu akan mendapatkan sekitar 10-20% pertahun, dari dividennya dan capital gain.
Jadi dengan kata lain, akan jauh lebih baik jika kita membeli saham membeli perusahaan yang baik dan sehat dengan jumlah uang yang cukup banyak dari pada membeli saham dengan uang sedikit, karena kalau misalnya kita membeli saham dengan 100 juta, itu 20% nya sekitar 20 juta setahun, dan kalau kita membeli dengan nominal 10 juta setahun hanya 2 juta.
Tapi memang tidak semua orang paham ini dan mau mengikuti langkah ini, bahkan lebih banyak orang yang terjun di dunia saham itu melakukan spekulasi dengan menginginkan hasil cepat, karena uang yang di investasikan hanya 10 juta ke bawah.
Itu adalah hal yang cukup sulit, karena seorang investor hebatpun kadang paling mentok bisa menghasilkan 20% pertahun yang mana 2 juta pertahun dengan modal 10 juta.
Bukannya mendapatkan 20% pertahun, karena ingin cepat kaya dan tidak mau belajar bahkan hanya fomo, akhirnya malah rugi 40%.
2. Apakah Bisa Kaya dari Saham?
Jawabannya bisa, tapi hanya jika kamu sabar, punya ilmunya, dan melakukan tindakan yang tepat.
Yang dibutuhkan untuk kaya di saham itu adalah ilmu dan kesabaran, saya kasih contoh: Kalau misalnya kamu tidak tahu kamu membeli saham apa, sebagus apa, dengan harga yang nantinya sekiranya akan ke berapa saya yakin kamu 100% akan panik dan menjual saham itu saat kamu rugi 20%.
Berbeda jauh dengan orang yang paham apa yang dia beli, misalnya ada sebuah saham dengan harga 100 rupiah per lembar, dan harga wajarnya 1000 rupiah dan dia tahu itu dengan semua analisis yang dia lakukan, tentu saja tidak akan panik walaupun saham ini harganya turun ke 80 rupiah, justru dia akan membeli lebih banyak karena dikasih diskon lebih murah lagi.
Nah inilah perbedaan paling mencolok investor sukses dan investor spekulatif yang gagal, yaitu mereka tidak tahu apa yang mereka beli.
Jadi mulai sekarang kalau kamu ingin berhasil di saham jangan fokus pada grafik harga atau berita yang tidak jelas atau keputusan yang diambil orang lain, tapi kamu sebaiknya fokus pada semua alasan yang kamu putuskan sendiri dari semua penelitian yang kamu lakukan sendiri, maka kamu tidak akan takut kalau harga turun dan kamu akan melakukan tindakan yang lebih efektif dari orang lain pada umumnya.
3. Trus Langkah Paling Efektif Apa?
Cara jadi cepat kaya sebenarnya bukan pada investasi sahamnya, investasi itu hanya mempertahankan kekayaan atau menjaga kekayaan jadi tahan lama dan lebih berkembang. Dengan kata lain, untuk jadi kaya bukan saham tempat memulainya, tapi sahamlah untuk menjaga kekayaan yang sudah kamu miliki.
Jadi untuk kamu yang belum mencapai 100 juta pertama saya sarankan jangan terjun ke saham dulu, tapi kalau kamu sudah punya, baru kamu boleh investasi di saham, karena tanpa adanya modal yang signifikan, pendapatan yang kamu dapatkan tidak akan signifikan di saham.
Dengan kata lain kalau kita bicara dari nol terkait mendapatkan uang dan kekayaan yang paling efektif untuk dilakukan adalah dengan bekerja.
Jadi tingkatkan earning power dulu, dari 1 juta perbulan jadi 2 juta, dan seterusnya.
Dari setelah punya 100 juta baru bantu pendapatan aktif bulanan itu dengan membeli saham yang tepat untuk mengembangkan kekayaan atau mempertahankannya.
Saya yakin kamu yang membaca tulisan ini rata-rata memiliki tabungan di bawah 100 juta, karena data menunjukkan 90% masyarakat indonesia tidak memiliki tabungan 100 juta, jadi untuk kamu yang termasuk golongan ini sekarang bekerjalah lebih giat untuk menambah pemasukan, dan belajarlah lebih giat untuk menaikkan gaji atau pendapatan.
semoga bermanfaat.
Posting Komentar